Sabtu, 24 September 2011

NASA & Google Celebrate Milestones in Space Travel


NASA outsourcing Taxi Angkasa

NASA telah menandatangani kontrak untuk melakukan outsourcing pekerjaan transportasi pesawat angkasa luar, dalam program yang dinamakan Commercial Crew Development (CCDev2). Ini era baru yang cukup maju, karena biasanya kegiatan ini dilakukan secara swakelola oleh NASA sendiri. Dengan outsourcing ini menunjukkan Amerika cukup serius untuk mengkomersialisasikan industry angkasa luar-nya, sekaligus menumbuhkan kratifitas dan inovasi akan industry angkasa luar Amerika.


Yang mendapatkan kontrak adalah.
Blue Origin, Kent, Wash., $22 million


Sierra Nevada Corporation, Louisville, Colo., $80 million, dengan teknologi yang dikenal dengan nama  Dream Chaser Orbital System.

Space Exploration Technologies (SpaceX), Hawthorne, Calif., $75 million

The Boeing Company, Houston, $92.3 million

Pesawat Ulang-alik Hijau



Bagaimana sebuah perjalanan ke ruang angkasa yang menggunakan landasan pacu konvensional dan mesin bertenaga hidrogen tanpa roket pendorong? Itulah ide di belakang sebuah konsep baru “pesawat hijau”, yang dikembangkan oleh  Reaction Engines ' yang dinamakan Skylon. ESA menanggapi ide ini dengan serius, dengan memberikan persetujuan untuk pengembangan awal Skylon
http://inhabitat.com/european-space-agency-gives-its-blessing-to-skylon-space-plane/